Kayong Utara - Peringatan hari Kepolisian Republik Indonesia (Bhayangkara) untuk tahun ini sangat berbeda dengan peringatan Hut Bhayangakara tahun sebelumnya. Sebagaimana yang dilaksanakan
pada peringatan HUT Bhayangkara tahun sebelumnya dilaksanakan tepat pada tanggal 1 Juli 2018. Namun untuk tahun ini diadakan penundaan menjadi tanggal 10 Juli 2019, secara menyeluruh di Nusantara, selain penundaan tanggal pelaksanaan juga ada atensi dari pimpinan, yang ditujukan kepada pimpinan Satker tingkat Polres agar melaksanakan Upacara dan syukuran dilaksanakan di tingkat Polsek.
Sebagaimana yang dilaksanakan Polres Kayong Utara, Kapolres AKBP Asep I. Rosadi, M.P.A., megambil kebijakan dan memutuskan untuk pelaksanaan upacara dan syukuran dilaksanakan di Polsek Seponti.
Dalam upacara ini yang bertindak sebagai Ispektur Upacara Wakil Bupati Kayong Utara H. Effendi Ahmad, S.Pd.I. yang didampingi oleh Lo Dandim Ketapang Mayor Inf. Budi. Yang dihadiri oleh Kepala OPD, Kepala kantor dan tokoh agama tokoh masyarakat. Sebagai peserta upacara para Perwira dan Brigadir Polres Kayong Utara, anggota TNI Koramil dan Babinsa, Sat Pol. PP, staf Dinas perhubungan, anggota BPBD, TNGP dan Tagana.
Sebagaimana yang dilaksanakan Polres Kayong Utara, Kapolres AKBP Asep I. Rosadi, M.P.A., megambil kebijakan dan memutuskan untuk pelaksanaan upacara dan syukuran dilaksanakan di Polsek Seponti.
Dalam upacara ini yang bertindak sebagai Ispektur Upacara Wakil Bupati Kayong Utara H. Effendi Ahmad, S.Pd.I. yang didampingi oleh Lo Dandim Ketapang Mayor Inf. Budi. Yang dihadiri oleh Kepala OPD, Kepala kantor dan tokoh agama tokoh masyarakat. Sebagai peserta upacara para Perwira dan Brigadir Polres Kayong Utara, anggota TNI Koramil dan Babinsa, Sat Pol. PP, staf Dinas perhubungan, anggota BPBD, TNGP dan Tagana.
Wakil Bupati sebagai Inspektur upacara membacakan amanat Presiden. Dalam amanat tersebut ada 5 instruksi sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas sebagai berikut ;
1.Terus tingkatkan kualitas sumber daya manusia Polri, guna memghadapai berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks serta untuk mendukung terwujudnya Indonesia emas tahun 2045.
2. Kedepankan strategi pemolisian proaktif dan tindakan humanis dalam mencegah dan menangani berbagai permasalahan sosial, yang terjadi dalam kehidupan masyarakat.
3. Terus tingkatkan kualitas pelayanan publik yang modern, mudah, murah, cepat, secara konsisten dan berkelanjutan.
4. Lanjutakan profesionalisme dalam penegak hukum guna mewujudkan penegak hukum yang profesional, transparan dan berkeadilan.
5.Perkuat kordinasi dan kerjasama dengan TNI, Kementerian, Lembaga pemerintah daerah serta masyarakat dalam memelihara keamanan dalam Negeri.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar